Oleh : Kak Pujianto S.Pd
Bagaimana sih agar kegiatan belajar menjadi proses yang menyenangkan
bagi ke duabelah pihak tentunya pihak yang di ajar dan yang mengajar?
mudah kok, bagaimana caranya? caranya sangat mudah karena sebagian
teman-teman guru sebenarnya bisa melakukannya dan caranya bukan cara
yang membutuhkan kursus atau wokshop yang berhari hari, lalu bagaimana?
1. Jadilah guru yang bergairah
Jangan jadi gur yang loyo, kenapa banyak guru loyo bahkan terlihat
sangat lelah, mukanya cemberut dan jauh dari gaerah. Guru yang tidak
bergaerah akan membuat kelas tidak menyenangkan, ingat keceriaan
anak-anak itu di pengaruhi oleh guru yang bergaerah.
2. Guru harus berfikir positif
Jangan mudah berfikir negatif, tapi berfikir positif, kalau pikiran kita
positif maka biasanya apa yang kita kerjakan akan menghasilkan yang
positif, pandang anak-anak dengan positif, pandang rekan guru di sekolah
kita dengan positif, jangan mudah berprasangka buruk dengan orang lain
termasuk dengan anak-anak didik kita
3. Hargai setiap proses anak didik kita
Dalam
mengajar kita juga harus menghargai proses tidak semata hasil.
Seringkali guru menilai dan menghargai murid dari hasil akhir saja.
Sementara proses yang dijalani siswa selama menjalani proses belajarnya
jarang di apresiasi.
4. Kuasai suasana kelas
Dalam faktanya keberhasilan didalam kelas
sangatlah dipengaruhi bagaimana kemampuan guru untuk mampu mengalihkan
situasi dari yang membosankan , membuat ngantuk, menjenuhkan dan tegang
menjadi relaks, bersemangat, tidak membuat mengantuk, serta ada
perhatian dan ada rasa senang untuk mendengarkan atau melihat orang yang
berbicara di depan kelas atau di ruang pertemuan. Dan itulah peran yang
dilakukan oleh konsep Ice breaker.
5. Jadilah Huru yang Kreatif
Memahami dan menguasai Ice Breaker
dalam mengajar, akan mampu membuat kita jadi guru dan pendidik yang
kreatif dan menyenangkan dimata murid-muridnya. Mampu membangkitkan
gairah belajar dan memberikan kesan yang menyenangkan ketika belajar.
Tips di atas hanyalah sebagian cara agar kelas menyenangkan, namun masih banyak pembahasan lainya.
Kalau mau dapat artikel atau Tips tips lainya silahkan sertakan email
bapak dan ibu dan kirim melalui WA. 0812 8641 0808 Gratis !
BLOG INI BERISI TENTANG SEMUA YANG BERHUBUNGAN DENGAN GURU PAUD, ARTIKEL, TIPS DAN CARA MENJADI GURU YANG KREATIF, CERDAS DAN KEKINIAN
Kamis, 31 Oktober 2019
GURU ANTI MENGELUH
Jadilah guru yang
mendidik, bukan hanya pandai mengajar tetapi harus cakap mendidik
muridnya, didik anak bukan hanya cerdas akademisnya tetapi yang lebih
penting adalah cerdas karakternya.
Jadilah guru masa
kini, guru yang bukan hanya mau di dengar tetapi juga mau mendengarkan
kesulitan yang dihadapi oleh
muridnya, karena inilah sebenarnya Prinsip dasar yang tidak boleh
dilupakan. menjadi guru masa kini memang harus totalitas, harus dengan
hati.
Guru adalah Seorang Pemimpin
Seorang
guru adalahseorang pemimpin. Yang cara berpikir, sikap mental dan
prilakunya yang tercermin dalam keseharian di depan dan diluar kelas,
menjadi contoh teladan bagi anak anak yang berada diasuhnya.Seorang yang
tidak dapat memimpin dirisendiri, mustahil akan dapat menjadi seorang
guru yang baik.
Tulisan
ini sama sekali tidak bermaksud menggurui, hanya sekedar saling
mengingatkan, bahwa seorang guru, adalah sosok yang seharus patut ditiru
,prilakunya.Beruntung masih cukup banyak guru yang patut menjadi
teladan ,namum masih cukup banyak yang berdiri sebagai pengajar. Semoga
kedepan setiap sosok yang berdiri mengajar di depan kelas adalah seorang
guru.
BAGAIMANA MENGAJARKAN CALISTUNG PADA ANAK USIA DINI
PAUD/TK adalah masa pra- sekolah bukan sekolah yang sebenarnya. anak baru latihan sekolah, agar nanti pada saatnya sekolah yang sebenarnya tidak kaget, anak baru latihan bangun pagi, latihan belajar termasuk kegiatan belajar membaca, Menulis dan berhitung. jangan paksakan anak untuk cepat bisa menulis, membaca dan menghitung.
Anak baru mengenal hufuf belum belajar membaca, baru mengenal angka dan mulai belajar berhitung bukan belajar matematika, jadi tidak boleh dipaksa untuk bisa membaca, tidak boleh di paksa untuk menghitung menjumlahan, perkalian seperti anak yang sudah masuk di sekolah dasar. anak yang di paksa di pra sekolah maka dalam tingkat SD kelas 3-4 biasanya anak sudah mulai bosen, dari bosen membaca, stress dan tidak sedikit membrontak, males bangun pagi, males belajar dan males datang ke sekolah, sekolah akan menjadi kegiatan yang menyebalkan.
Guru PAUD harus bisa menemukan metode-metode dalam kegiatan belajar misalnya metode cara membaca dan berhitung.
Carilah metode-metode yang kreatif untuk mengajar CALISTUNG pada anak usia dini agar anak akan merasa senang .
BAGAIMANA MENGAJAR KAN CALISTUNG
PADA ANAK USIA DINI
1. Lewat permainan, tebak huruf, tebak angka, tebak warna, tebak bentu, lomba cari huruf dan angka, kumpulkan balok angka,
menyusun angka dan huruf, tendang angka dan huruf dan
lain-lain yang intinya anak-anak akan mengenal berbagai angka
dan huruf.
2. Tebalkan Hufuf dan angka
Buatlah hufuf dengan garis yang tipis, kemudian suruhlah anak
untuk menebalkan dan menyebutkan huruf/angka apakah itu,
ulangi terus menerus.
3. Melihat suku kata bukan di eja, misalnya kuda, bukan di eja K-U = KU dan D-A = DA bukan seperti itu tapi, KU dan DA
kuda berikan gambarnya KU dan DA menjadi KUDA
4. Lengkapi huruf yang hilang, misalnya KU_A atau AN_SA dan
lain lain. mulailah dari satu huruf, besok dua huruf dan
seterusnya sampai dengan satu suku kata, dan tetap sertakan
gambarnya
5. Tempelkan huruf, angka dengan warna bentuk yang cocok, atau
cocokan suku kata dengan gambar yang cocok.
6. Hitunglah benda di sekitar anak
(Selanjutnya bisa buat kegiatan Outbound Kalistung)
PENTINGNYA ALAT PERAGA BAGI AUD
Oleh : Kak Pujianto
Alat peraga sangatlah di butuhkan dan merupakan komponen paling penting untuk mengajar di kelas anak usia dini. surve pendidikan menjelaskan bahwa penggunaan alat peraga dalam kegiatan mengajar akan membantu daya ingat dan pemahaman diatas 50% (persen) sedangkan tanpa alat peraga anak hanya mampu mengingat dan memahami apa yang di sampaikan hanya 20% ( persen ) selain itu alat peraga juga membatu menarik perhatian anak, membuat antusia anak dalam mengikuti kegiatan belajar.
Alat peraga sangatlah di butuhkan dan merupakan komponen paling penting untuk mengajar di kelas anak usia dini. surve pendidikan menjelaskan bahwa penggunaan alat peraga dalam kegiatan mengajar akan membantu daya ingat dan pemahaman diatas 50% (persen) sedangkan tanpa alat peraga anak hanya mampu mengingat dan memahami apa yang di sampaikan hanya 20% ( persen ) selain itu alat peraga juga membatu menarik perhatian anak, membuat antusia anak dalam mengikuti kegiatan belajar.
Bagaimana agar alat peraga efektif di gunakan untuk membantu
kegiatan belajar mengajar? tentunya alat peraga yang memenuhi syarat-syarat
tertentu. karena tidak semua alat peraga cocok digunakan, nah mari kita lihat
persyaratan APE atau alat peraga yang digunakan.
PERSYARATAN APE UNTUK PROSES PEMBELAJARAN
DI TK/PAUD :
DI TK/PAUD :
1.Mengandung nilai pendidikan
cocok di setiap
tema pendidikan, sesuai dengan tema pembahasan dalam pembelajaran, jangan
memaksakan
menggunakan APE kalau memang tidak ada hubunganya.
Selasa, 29 Oktober 2019
GURU HARUS PANDAI BERCERITA DI DEPAN ANAK-ANAK
Pernahkah anda membaca atau mendengar sebuah ungkapan ” Seorang Guru yang tidak bisa bercerita, ibarat orang yang hidup tanpa kepala”. Bercerita bagi guru adalah salah satu kemampuan yang wajib dimiliki atau di kuasai.
Dibutuhkan banyak cerita-cerita yang khusus ditunjukan untuk anak usia dini yang ditulis dari para praktisi pendidikan tersebut atau para penulis cerita yang kompeten di bidangnya agar cerita yang disampaikan mengena pada sasaran bahkan seharusnya cerita yang dibuat secara khusus didasarkan pada material kurikulum pengajaran pada pendidikan AUD yang berlaku, karena pada kenyataanya jarang sekali ditemukan panduan-panduan praktis tersebut padahal pedoman-pedoman tersebut sangatlah dibutuhkan oleh tenaga pendidik di seluruh Nusantara.
Tidak bisa kita pungkiri Pada umumnya banyak guru AUD yang masih terbatas pengetahuannya tentang metode bercerita, teknik bercerita dan tips-tips efektif dalam bercerita. padahal pendidikan anak usia dini sangatlah identik dengan cerita/mendongeng, anak usia dini sangatlah menggemari cerita atau dongeng, bagi pendidikan anak usia dini cerita/dongeng sangatlah efektif untuk mengajar dan memberikan pesan karakter. Mengapa demikian, dengan metode cerita maka yang pertama pesan akan lebih berkesan daripada nasehat murni, sehingga pada umumnya cerita terekam jauh lebih kuat dalam memori manusia. Seperti contoh cerita-cerita yang kita dengar dimasa kecil masih bisa kita ingat secara utuh sampai kita dewasa. Kedua, melalui cerita manusia diajar untuk mengambil hikmah tanpa merasa digurui.
Molai sekarang belajarlah dan lengkapi diri dengan berbagai tips-tips bercerita
Oleh : Kak Pujianto
Langganan:
Komentar (Atom)
Bagaimana Menjadi guru yang bergairah
Oleh : Kak Pujianto Spd Apa kababar para pahlawan bangsa, harapan kak pujianto semua dalam keadaan baik dan selalu sehat ya. Kegiatan belaja...
-
Oleh : Kak Pujianto Spd Apa kababar para pahlawan bangsa, harapan kak pujianto semua dalam keadaan baik dan selalu sehat ya. Kegiatan belaja...
-
BERSAMA NARASUMBER : KAK PUJIANTO Himpaudi Se kota Jakarta timur berkumpul untuk bersama-sama berlatih membuat alat peraga, alat pera...





